Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berjaya

Tiada Daya, Maka Berjaya

Maha Suci Dzat yang menjadikan; Berhina padaNya sebagai kemuliaan Berfaqir padaNya sebagai kekayaan Tunduk padaNya sebagai keluhuran Dan bersandar padaNya sebagai kecukupan.. Lelaki itu pergi dengan marah. Mari kita fahami betapa berat tugas dakwahnya di Ninawa, betapa telah habis sabarnya atas pembangkangan kaumnya. Malam dan siang, pagi dan petang; diajaknya mereka meninggalkan berhala-berhala tak bernyawa dan perbuatan-perbuatan tak bermakna. Didekatinya mereka satu-satu maupun dalam kumpulan, ketika sepi maupun di keramaian. Tetapi hanya cemooh dan tertawaan, umpatan dan makian, serta penolakan dan pengusiran yang dia dapat. Maka dia, Yunus ibn Mata namanya, pergi dengan marah. Dia tinggalkan negerinya sembari mengancamkan ‘adzab Allah yang sebagaimana terjadi pada kaum-kaum sebelumnya, pasti turun pada kaum pendurhaka. Bukankah demikian nasib kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, dan penduduk negerinya Luth? Tapi dia pergi karena ketaksabarannya, ketakteguhan...